Sajak Bulan Ke-Sembilan
Berdiri di sudut selatan Banyuwangi Sinar rembulan tersipu malu Rindu menusuk, gundah menari Berpaling ombak Lautan biru Barat timur Engkau berlalu Tiup angin, daun bergugur Jiwa merenung bayang semu Duduk di hati ilmu dan nur Utara selatan Batin menangis Hitam berseri, mawar melati Rahasia-rahasia kian terkikis Kalbu meratap, lubuk mencari Bersandar pada purnama ke-Sembilan Sadar jiwa, bangkit perlahan Sanghyang Agung tidak tidur Ia dekat sangat akur Pada pesisir aku bicara Tentang panggung bersandiwara Tali temali mengikat senja Akal berzikir Sang Pencipta