Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

7. Mutiara Hidup

Mutiara Hidup Kalau aku diminta bercerita siapa motivator paling handal dalam hidupku, ialah dia seorang, abahku, ayah tak lekang oleh zaman. Lelaki hebat, berbudi pekerti, berbudaya, tauladan bagi keluarga. Tindak tutur yang sangat halus dan ramahnya pada para tetangga. Sungguh aku belajar banyak darinya. Kami di rumah memandangnya sama seperti campuran para khalifah penegak Islam. Tindak tuturnya selalu jujur dan benar sebagaimana Abu Bakar, begitu pula ketegasan dan keberaniannya sebagaimana Umar. Jangan tanya soal kedermawanan, meski, sekali lagi aku katakan bahwa aku dari keluarga sederhana saja, dia tidak pernah lupa berbagi untuk orang-orang yang membutuhkan. Tidak jauh berbeda pula akhlaknya seperti seorang Ali. Aku banyak belajar dari dirinya, terkhusus minatku dalam membaca literatur koleksinya. Dia merupakan kutu buku. Terkadang bila berucap, seolah seluruh naskah syair Hamzah Fansuri keluar semua dari mulutnya. Luar biasa, kawan. Bukan hanya aku yang me...