Menarik memang, kalau kita, dipaksa untuk berpikir tentang hal yang sungguh memang abstrak (dibaca: cinta). Memikirkannya saja, sadar atau pun tidak, sudah membuang banyak tenaga. Dari memikirkannya, timbul juga prasangka bahkan hingga bersyak wasangka terhadap berbagai hal yang padahal belum tentu terjadi. Cinta? apakah ia satu hal yang penting dalam hidup? apakah ia hanya rasa belaka yang datang mengganggu benak insan? Menariknya adalah, ia terkadang datang secara tiba-tiba, tanpa perlu pemilik hati paksa. Namun ketika ia harus pergi, betapa susah untuk melepasnya bahkan hanya sejengkal. Tapi, kawan, percayalah! Justru ia adalah dasar dari adanya kita. Ya, segala ciptaan di bumi. Ia hadir karena cinta dari sang Pencipta. Bagaimana maksudnya? Saya coba uraikan berdasar pada pengalaman saya dalam setahun ke belakang. Pandemi ini telah mengubah tatanan hidup masyarakat, tidak terlepas penulis sendiri. Segala hal perlu penulis sesuaikan. Studi saya harus direlakan sedikit lebi...