Di Tepi Pantai

 untuk: Arang.


Di tepi pantai pasir kelabu,

Pada cakrawala Ia hadir

Entah dari benak atau dari kalbu,

Pandang luhur jiwa berfikir


Ku kira engkau pelita

Masuk menyelinap pada jendela

Di tengah malam gelap gulita


Ku kira engkau rembulan

Memancarkan nur tiada tertahan

Menyelinap hingga sudut hutan


Ku kira engkau mentari

Menampakkan setia tiada terperi

Mengajarkan amanah tuk ditepati


Ku kira engkau mawar

Merah merona tiada tertawar

Mematikan pecinta yang sejatinya tegar


Ku kira engkau harum melati

Hadir aromamu selalu dinanti

Tajam menusuk bagaikan belati


Kukira engkau kenari 

Terbang dengan sayap yang menari

Duduk dalam jiwa yang berapi-api


Kukira engkau daun

Tanpa khianat indah dilantun

Indah berirama bak pantun


Tidak. Sungguhlah tidak.

Tiada satu pun di antara mereka;

Melambangkan kehitaman yang abadi pada dirimu

Menyimbolkan keseimbangan pada bola matamu

Kau satu. Ya, hanya kau satu. Memfanakan jiwa, mengabadikan kalbu.






Komentar