Waktu yang telah Tiba
Telah tiba waktunya
Kini, ku berdiri.
Aku telah sampai pada ujung renungku
Setelah perjalanan panjang, melewati gurun, mendaki gunung, menuruni bukit
Sungguh, tidaklah sederhana.
Api yang bergejolak pada kalbu: itu yang menyakitkan
Hanya pada sang Kekasih, aku merindu
Di bawah rembulan,
Aku mengangkat telapak tangan.
Bercerita pada-Nya, segala isi hati dan pikiran jiwa ku sampaikan.
Hingga rembulan berganti mentari, kembali lagi ke rembulan.
Begitu saja, penuh sedu sedan.
Ya, waktunya telah tiba.
Aku berdiri. Di hadapanmu.
Menunjukkan rasa syukur pada sang Kekasih: telah menghadirkan mutiara tak ternilai dalam hidupku.
Hanya berharap, mutiara itu dapat kujaga sampai akhir hayat.

Komentar
Posting Komentar
Terima kasih telah berkomentar. Akan saya pelajari untuk menjadikan konten ini semakin baik ya.